Champignon no Majo, atau yang sering dikenal sebagai The Witch of Poisonous Mushrooms, bercerita tentang Luna, seorang penyihir yang hidup sendirian jauh di dalam Hutan Hitam. Hutan itu dipenuhi jamur beracun, sama berbahayanya dengan Luna sendiri. Kulitnya beracun saat disentuh, dan napasnya bisa mematikan jika terlalu dekat. Karena itu, Luna terpaksa hidup terasing dari peradaban.
Meski begitu, Luna tetap rutin datang ke kota terdekat. Tujuannya sederhana. Dia mengantarkan obat-obatan dan membeli buku baru untuk dibaca. Namun, niat baik itu jarang dibalas hangat. Warga kota takut mendekatinya, bukan karena Luna jahat, tapi karena dia adalah penyihir hitam di kerajaan yang dikuasai penyihir putih.
Akibatnya, Luna hanya bisa mengamati dari kejauhan. Dia melihat orang-orang menerima obat darinya, lalu bercengkerama satu sama lain tanpa rasa takut. Pemandangan itu justru bikin Luna semakin tertarik pada kehidupan manusia.
Meskipun sadar kehadirannya berbahaya, Luna tetap tertarik mendekat. Bahkan, kadang dia rela mempertaruhkan keselamatannya sendiri. Di balik racun yang menyelimuti tubuhnya, tersimpan keinginan sederhana—ingin terhubung dengan dunia yang selama ini hanya bisa dia pandang dari jauh.